Willkommen auf jki-rhein-main.de

Dez
31
2012
Geschrieben von Pfrn. Junita Rondonuwu Lasut
Drucken E-Mail

Reflexion 2012


Ia membuat segala sesuatu Indah pada waktunya
Pengkhotbah 3, 1 – 11


Kata Pengkhotbah, Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun dibawah langit ada waktunya (ay. 1). Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam (ay.2). Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk meratap dan ada waktu untuk menari (ay.4).

 

Jika ada yang lahir diantara kita, kita semua ikut bergembira. Jika ada ada yang meninggal diantara kita, kita menangis dan meratap. Datang dan pergi, berjumpa dan berpisah. Itulah siklus kehidupan.

 

Lagi kata Pengkhotbah, Ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi, ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang (ay.6.). Ada saat kita bekerja keras dan mendapat hasil. Tapi juga ada saat dimana kita harus mengeluarkan banyak uang untuk macam-macam keperluan. Ada saat mendapat untung dan ada saat rugi. Begitulah hidup untung dan rugi silih berganti.

 

Barangkali kita berpikir penulis kitab Pengkhotbah ini seorang yang apatis dan penganjur pesimismus. Hidup ini, tidak berarti, sia-sia belaka. Orang kaya orang miskin, pintar atau bodoh, nasibnya sama saja. Sia-sia belaka.

 

Sebenarnya Pengkhotbah tidak bermaksud melemahkan keyakinan orang. Dia justru menganjurkan orang untuk bangkit dari kehancuran, dia menganjurkan orang untuk hidup optimis dan selalu menatap kedepan dengan penuh harapan. Ungkapan pesimis Pengkhotbah sebenarnya adalah cara dia memberi peringatan, supaya orang jangan lupa diri.

 

Misalnya, jika suatu waktu anda bergembira karena kelahiran atau karena sebab-sebab lain, ingatlah bahwa suatu waktu anda atau orang terdekat dari anda akan mati. Sebaliknya jika anda bersedih karena kematian, atau karena sebab-sebab lain, ingatlah bahwa suatu waktu anda akan menghadapi kelahiran. Ingatlah ada kehidupan baru yang dijanjikan Tuhan.

 

Jika suatu waktu anda beruntung, ingatlah bahwa anda tidak mungkin terus menerus beruntung, suatu waktu anda akan rugi. Sebaliknya jika anda rugi dalam berusaha, jangan putus asa, suatu waktu anda akan beruntung.

 

Jika anda sementara berkuasa ingatlah, kekuasaan tidak selamanya berada ditanganmu, suatu waktu akan terlepas. Dan jika kekuasaan itu terlepas dari tangan anda, maka anda akan dikuasai oleh orang lain. Karena itu jika sekarang berkuasa, ingatlah kekuasaan itu tidak abadi. Karena itu jika sementara berkuasa, jangan menindas orang lain, gunakan kekuasaan itu untuk kepentingan dan kesejahteraan orang lain.

 

Begitu juga jika pada orang kaya, ingatlah kekayaan tidak abadi, suatu waktu akan habis. Karena itu pada orang kaya jangan menindas orang miskin, jangan sombong, gunakan kekayaanmu untuk menjadi berkat bagi orang lain.

 

Hidup itu seperti roda, berputar terus. Kadang diatas, kadang dibawah. Kelahiran, kematian. Untung, Rugi. Sehat, Sakit. Tertawa, Menangis. Dipuja, Dibenci. Dikasihi, Dikhianati. Silih berganti. Begitu seterusnya.

 

Memang hidup ini suatu misteri. Hidup ini sulit dipahami. Tapi ingat kata Pengkhotbah Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tapi manusia tidak menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir (ay. 11).

 

Jika anda menderita sekarang, jangan menyerah. Berjuang terus. Penderitaan itu ada batasnya. Jika anda merasa kesepian, jangan putus asa. Datanglah kegereja, disini banyak orang-orang yang sedia mendengar keluhan anda dan mau menerima saudara apa adanya. Jika anda pesimis akan masa depan anda, jangan takut. Ada banyak peluang didalam masyarakat yang membutuhkan pikiran dan tenaga anda.

 

Jika keinginan anda belum tercapai, sabarlah. Pasti ada waktunya Tuhan. Dan jika waktunya Tuhan tiba. Maka ia akan membuat segala sesuatunya menjadi indah. Apa yang Tuhan buat selalu baik adanya. Dia mengenal anda, Dia tahu apa yang anda butuhkan.

 

Sambutlah tahun baru ini dengan penuh sukacita, dengan berani, optimis. Tahun 2013 adalah tahun penuh harapan. Sebagai jemaat kita akan berjalan bersama-sama, dengan tujuan yang jelas. Jemaat kristus Indonesia Rhein Main, telah berjalan pada rel yang benar. Tidak akan lagi diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran.

 

Di Jemaat ini, kamu bersama anak-anak dan cucu-cucumu, mendapat pengajaran tentang Firman dan mendapat berkat daripadaNya, dari sekarang sampai selama-lamanya.

 

Allah dalam Yesus Kristus memberkati saudara-saudari dikehidupan yang baru ini. Amin.

 

Frankfurt. 31. Desember 2013

Pdt. Yunita Rondonuwu.Lasut

  

Dez
08
2012
Geschrieben von Jens Balondo
Drucken E-Mail

Gottesdienst an Heiligabend am Wiesbadener Bahnhof


Zu einer Andacht im Bahnhof für Reisende und Wartende, Arbeitende und Neugierige, Wiesbadener und Auswärtige laden herzlich ein das Ev. Dekanat, die Kath. Stadtkirche, die Heilsarmee und die Church of St. Augustine in Wiesbaden

So wie die frohe Engelsbotschaft an jenem ersten Weihnachten zuerst zu den Menschen kam, die unterwegs waren und am Arbeitsplatz gebunden und sich fern von Zuhause aufhielten, so möchten die Kirchen Wiesbadens die frohe Weihnachtsbotschaft an Heiligabend 2012 denen bringen, die auf Reisen sind oder arbeiten müssen und sich fern der Heimat aufhalten, nämlich am Hauptbahnhof.

 

An Heiligabend, 24. Dezember, um 13 Uhrladen die Kirchen in Wiesbaden zu einem ökumenischen „Weihnachtsportal“ ein, einer Kurzandacht mit Weihnachtsliedersingen, Posaunen und der Weihnachtsgeschichte vom Kind in der Krippe in Bethlehem. Die ökumenische Feier findet in der Bahnhofshalle statt; Dauer: ca. 30 Minuten (s. Anhang).

 

Zum 1. Advent haben die Kirchen die Adventszeit unter einem Stern am Bahnhof eingeleitet, anHeiligabend soll nun ebenfalls unter dem Herrnhuter Stern derBogen geschlossen werden.

 

Zum „Weihnachtsportal“ am Montag, 24. Dezember, um 13 Uhr sind alle Menschen, die in die Freude und die Hoffnung der Weihnacht einstimmen möchten – Reisende und Wartende, Mitarbeitende und Neugierige, Wiesbadener und Touristen, Familien und Alleinstehende, Passanten und Vorbeischauende – herzlich eingeladen.

 

 

Weitere Informationen:

 

Pfarramt für Stadtkirchenarbeit an der Marktkirche

Evangelisches Dekanat Wiesbaden

Schlossplatz 4, 65183 Wiesbaden

Tel. 0157/83399223 oder 069/284369

Fax: 0611/734242-92

Email:     Diese E-Mail-Adresse ist vor Spambots geschützt! Zur Anzeige muss JavaScript eingeschaltet sein!

Internet: www.marktkirche-wiesbaden.de


Plakat als PDF Datei zum Herunterladen

EKHN Logo

Tageslosung
Gelobt sei Gott, der seinen Engel gesandt und seine Knechte errettet hat, die ihm vertraut haben.
Und siehe, der Engel des Herrn kam herein und Licht leuchtete auf in dem Raum; und er stieß Petrus in die Seite und weckte ihn und sprach: Steh schnell auf! Und die Ketten fielen ihm von seinen Händen.
Predigten

Um auch unseren krankheitsbedingten Gemeindemitgliedern die Möglichkeit zu geben an unserem Gottesdienst teilzunehmen, werden jeden Sonntag unsere Gottesdienst-Predigten aufgenommen. Diese sind in unserem Gottesdienst-Portal mit unseren Liturgieheften zu finden.

 

Zum Portal

Unsere regulären Aktivitäten

Sonntag:

15:00 Uhr Gottesdienst in der Alten Nikolaikirche

15:15 Uhr Kindergottesdienst in unserem Gemeindehaus

 

Montag:

17:00 Uhr Gebets- und Frauenkreis im Gemeindehaus

 

Weitere Termine finden sie in unserem Kalender.

Anmeldung Verteilerliste